6 Cara Jitu untuk Membangun Loyalitas Pelanggan

 In News & Articles

Memiliki suatu bisnis atau usaha tidak akan terlalu berarti tanpa adanya pelanggan yang setia menggunakan produk serta layanan dan terutama membantu dalam mempromosikan usaha Anda kepada pelanggan lainnya.

Lalu bagaimana cara membuat mereka menjadi loyal terhadap produk atau jasa yang kita tawarkan?

Tentunya hal tersebut bukanlah perkara yang mudah dan sangat membutuhkan dedikasi serta komitmen tinggi dari kita sebagai pemilik usaha untuk dapat membangun loyalitas dari pelanggan-pelanggan yang telah menggunakan produk atau jasa yang kita tawarkan.

Untuk mempermudah melakukan hal tersebut, Anda dari Aldrich Global telah merumuskan 6 cara yang bisa Anda coba praktekkan, yang dapat membangun loyalitas dari pelanggan-pelanggan Anda.

1. Selalu berinteraksi dengan pelanggan

Menjaga hubungan dengan cara melakukan interaksi dengan mereka akan dapat sangat membantu Anda dalam menciptakan rasa memiliki dan membentuk suatu komunitas diantara pelanggan Anda.

Bagikan perkembangan terbaru dan menarik dari merek Anda, atau share berita dan opini di forum pelanggan atau akun media sosial Anda untuk membuat mereka tetap terlibat dan melakukan interaksi.

Anda dapat menggunakan blog atau media sosial untuk memberi tahu pelanggan tentang tren terbaru, penawaran terbaru, dan diskon khusus pelanggan. Semakin Anda membangun interaksi yang menimbulkan percakapan antara Ada dengan pelanggan, maka akan semakin baik

Jika Anda membuat para pelanggan menjadi merasa terlibat di perusahaan Anda, mereka cenderung akan memiliki hubungan positif dengan bisnis Anda dan juga Anda sendiri.

Ingat, pelanggan yang senang adalah pelanggan yang loyal.

Kesetiaan pelanggan pada akhirnya adalah tentang menjangkau, memelihara dan mempertahankan pelanggan yang benar-benar mendukung bisnis Anda.

Apabila Anda pernah belajar mengenai prinsip Pareto, dimana 20% memiliki kontribusi sebesar 80%, itu juga berlaku di dalam dunia bisnis.

20% pelanggan yang Anda bangun dan jaga loyalitasnya untuk tetap menggunakan produk atau layanan Anda, akan sangat mungkin memiliki kontribusi 80% dari total pendapatan bisnis atau usaha yang Anda jalani.

2. Customer Service is King

Di era serba interaktif dan online seperti saat ini, kalau Anda masih berbisnis dengan mengesampingkan customer service alias layanan pelanggan, maka Anda akan sangat jauh tertinggal dibandingkan yang lain.

Mengapa? Karena pada era saat ini pelanggan lebih memilih brand atau jasa yang “dekat” dengan mereka dan mau mendengarkan serta memberikan solusi atas segala keluhan yang mereka lontarkan.

Anda harus memastikan layanan pelanggan tanpa cela, terutama di saluran media sosial.

Pelanggan sangat mengharapkan tanggapan cepat di media sosial: 14% mengharapkan tanggapan di setiap akun media sosial dengan segera, dan 65% mengharapkan Anda untuk membalasnya dalam waktu 2 jam.

Kencangkan permainan media sosial Anda dan beri respons pada siapa saja dengan keluhan lewat PM sesegera mungkin. Berikan pengalaman pelanggan yang positif, kelola reputasi Anda, dan dorong pelanggan untuk tetap menggunakan merek Anda.

3. Kenali Apa yang dibutuhkan Pelanggan Sebelum Mereka Menyadarinya

Cara lain untuk memuaskan pelanggan Anda yang sudah puas adalah dengan mengenali kebutuhan mereka bahkan sebelum mereka menyadari apa yang mereka butuhkan. Gunakan data perilaku pelanggan Anda untuk memprediksi apa yang mungkin diinginkan pelanggan Anda, lalu tawarkan kepada mereka.

Tidak harus dengan menawarkan inovasi baru, bahkan sekedar ucapan Terima Kasih, Selamat Ulang Tahun, atau Selamat Liburan yang sederhana akan memberikan dampak yang besar. Ingat, pelanggan di setiap industri ingin merasa bahwa Anda peduli dengan mereka di luar transaksi bisnis Anda dengan mereka.

Untuk metode yang lebih mendalam, Anda juga harus dapat mengenali perilaku pelanggan Anda, dan identifikasi siapa saja pelanggan yang tidak atau kurang puas dengan produk atau layanan Anda, dan segera tawarkan insentif ke mereka.

4. Buat Program Loyalitas yang Sederhana tetapi Efektif

Metode yang disebut juga dengan KISS (Keep it Super Simple) ini juga bisa Anda coba lakukan terhadap para pelanggan Anda.

Caranya bagaimana? Caranya adalah dengan membuat suatu program loyalitas pelanggan dengan menggunakan beberapa tips berikut:

  1. Sederhanakan struktur program, buat program poin reward sederhana tanpa perlu menggunakan hitung-hitungan yang kompleks.
  2. Kegiatan yang harus dilakukan pelanggan untuk mendapatkan poin mudah dimengerti.
  3. Jangan persulit proses penebusan hadiah.
  4. Kabar dan info terbaru akan status program disusun secara jelas dan sederhana.
  5. Desain aplikasi atau area “Akun Saya” dengan elegan guna menghadirkan semua pembaruan status dan potensi keuntungan sehingga pelanggan dapat memeriksa kapan pun dia mau.
  6. Pengecer dapat dengan mudah menjelaskan proposisi nilai “program loyalitas” penuh kepada anggota baru dan atau yang sudah ada. Jika program itu sendiri mudah, kemampuan untuk mengkomunikasikannya dan meminta lebih banyak anggota untuk mendaftar juga menjadi mudah.

5. Bangun Merek dengan Konsisten

Konsistensi merupakan faktor penting dalam membangun kesetiaan. Merek Anda harus “terasa” sama di mata pelanggan setiap kali mereka berinteraksi dengan merek tersebut.

Ini bukan hanya berbicara soal faktor desain saja, melainkan faktor kualitas layanan yang Anda berikan kepada pelanggan.

Pelanggan ingin memiliki keyakinan bahwa Anda akan memenuhi janji Anda setiap waktu, tidak hanya ketika Anda sedang “tidak sibuk”.

Bahkan, jika Anda secara konsisten memberikan produk dan layanan yang terbaik di seluruh lini bisnis Anda, maka potensi bisnis Anda untuk tidak hanya tumbuh tetapi juga mencapai kesuksesan yang luar biasa sangatlah mungkin.

Setidaknya apabila Anda menerapkan hal ini, hal tersebut akan menjadi fondasi bagi Anda untuk mencapai lebih banyak lagi.

McDonald’s adalah salah satu merek paling sukses di dunia yang menerapkan hal ini, dan mereka menerapkan kontrol kualitas yang ketat yang menjamin pengalaman yang dirasakan pelanggan di Indonesia akan sama dengan yang dirasakan di penjuru dunia lainnya.

6. Investasikan untuk Desain Logo

Setelah tadi Anda membaca mengenai membangun merek secara konsisten, ada satu hal yang sangat krusial apabila kita berbicara soal merek.

Apa itu? Logo usaha Anda.

“Ah tapi buat apa? logo kan cuma logo, yang penting produk dan layanan kita bagus”

Kalau Anda masih berfikir seperti itu, maka mohon maaf, Anda belum memiliki mindset sebuah brand yang sukses. Ini terutama untuk Anda yang ingin menjangkau pasar ritel yang luas.

Coba perhatikan logo dari merek-merek yang mendunia seerti Google, Youtube, Apple, Samsung, dan lain sebagainya. Semuanya memiliki ciri yang serupa, yaitu desain logo yang selaras dengan visi serta misi mereka.

Selain desain tulisan dan bentuk loho, pemilihan warna untuk logo menjadi suatu hal yang paling krusial dalam mencerminkan produk serta layanan mereka.

Logo Youtube yang didominasi merah akan membuat pengguna mereka merasa aktif dan terlibat dan memiliki passion yang tinggi terhadap produk-produk Youtube.

Sementara warna biru yang mendominasi logo Samsung akan memberikan perasaan aman, percaya, dan kepercayaan diri yang kuat.

Membuat suatu GSM (Graphic Standard Manual) alias Panduan Standardisasi Grafis untuk suatu logo merupakan faktor yang penting untuk dilakukan, karena selain menjamin tidak ada kesalahan penggunaan logo Anda oleh partner atau afiliasi, juga berguna sebagai pedoman untuk diri Anda sendiri.

Bagaimana? Masih bingung dalam membangun loyalitas pelanggan?

Jangan khawatir, kami dari Aldrich Global Komunikasi akan selalu siap membantu Anda dalam mengembangkan loyalitas pelanggan Anda dengan memberikan beragam solusi pemasaran digital yang tepat, tidak peduli apakah Anda perusahaan besar ataupun pemilik toko online di Instagram.

Segera hubungi kami dengan cara meng-klik tombol Whatsapp yang ada di website ini untuk memulai konsultasi GRATIS serta mengetahui solusi-solusi apa yang dapat kami berikan untuk bisnis Anda.

Recent Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text.